Latest News
Kumpulan Catatan Bisnis
Noer Rachman Hamidi
on behalf of www.nuraria.com
Call/SMS/WA: 0812-8000-7019
Phn: 021-87782118 | Fax: 021-87782119
Email: nrachmanbiz@gmail.com
Chat_me: tawk.to/nrachmanbiz
Website: http://www.nrachman.biz
Facebook: facebook.com/nrachmanbiz
Fanpage: facebook.com/noer.rachman.hamidi

5 Kiat Sukses Bisnis Online

5 Kiat Sukses Bisnis Online.
Tahun 2018 boleh dibilang periode emas bagi pelaku e-commerce di Tanah Air. Buktinya, semakin banyak generasi muda yang lebih memilih belanja online ketimbang department store. Mungkin Anda salah satunya. Bisnis online sendiri mempunyai beberapa ragam, seperti Consumer to Consumer (C2C), Business to Consumer (B2C), dan sebagainya.

Trend e-commerce ini membuat Matahari Department Store tergerak untuk membuka bisnis online berupa MatahariMall.com. Disinyalir, Lippo Group telah menginvestasikan 500 juta dolar AS atau setara Rp 6,5 triliun untuk operasional MatahariMall.com selama 2-3 tahun ke depan. Hal ini dinilai membuahkan hasil yang menggembirakan. Di mana MatahariMall.com mengalami pertumbuhan rata-rata 97 persen.

Kita mungkin belum sebesar Matahari dan Lippo Group. Namun tak ada salahnya kalau kita mempelajari kiat-kiat sukses di bisnis online.

Setidaknya ada lima kiat sukses.

1. Great Quality.
Untuk memulai dan membesarkan sebuah bisnis, sekalipun itu bisnis online, kita harus selektif dalam memilih produk. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Pastikan mutunya bagus. Karena pada akhirnya, yang membuat produk itu terjual terus-menerus dalam jangka panjang adalah mutu, bukan promosi. Sekali lagi, mutu. Setelah itu, mudah untuk dikirim.

2. Great Planning.
Di semua bidang, perihal terkait perencanaan perlu dilakukan. Awal-awal, langsung action yah silakan. Namun setelah berjalan, harus ada perencanaan. Tak hanya varian produk tapi juga strategi promosi dan strategi distribusi. Maka harus diatur sedemikian rupa. Belajarlah dari pemain lain agar kita bisa mengantisipasi berbagai masalah. Sebab hal-hal tak diinginkan bisa terjadi kapan saja.

3. Great Budgeting.
Salah satu bukti perencanaan yang matang adalah penganggaran dana dengan tepat. Penggunaan dana ini mesti tepat waktunya dan tepat timing-nya. Alokasikan secara hemat tapi tetap efektif untuk pembelian produk, pemasangan iklan, penggajian karyawan, dan pengiriman barang. Tidak cermat dalam penganggaran dana bisa membuat bisnis kita keteteran di tengah jalan.

4. Great Promotion.
Agar produk lebih dikenal atau menjadi viral, maka kita harus memaksimalkan aspek promosi. Ya, aspek promosi. Apalagi jika produk kita memiliki banyak kompetitor. Di bisnis online, ada dua jenis promosi yakni gratis dan berbayar. Jujur saja, kita tidak bisa menebak mana yang lebih efektif sampai kita benar-benar mencobanya.

5. Great Name.
Ada baiknya kita menggunakan brand yang cocok dengan produk kita. Selanjutnya hindari penggunaan nama yang rumit dan sulit diingat. Kalau sulit diucapkan dan sulit diketik, maka nama itu sulit pula nyantol di benak konsumen, terutama di segmen bawah dan menengah. Tentu beda ceritanya kalau kita punya budget yang besar di mana kita tetap bisa mensosialisasikan nama yang rumit. Untuk urusan nama, make it simple.

Untuk produk yang bagus – kita umat Islam punya contoh atau pedoman  untuk memilihnya. Pedoman itu tiada lain adalah petunjuk kita yang ada di Al-Qur’an dan Hadits, mengikuti contoh langsung bagaimana Allah menggambarkan kalimat yang baik – yaitu seperti pohon yang baik.

“Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.” (QS 14:24-25)

"Produk yang baik seperti pohon yang baik".

Pohon yang baik memiliki akar yang kokoh ( ashluhaa tsaabit), cabangnya menjulang ke langit (wa far’uhaa fissamaa’) dan pohon tersebut menghasilkan buah sepanjang waktu dengan ijinNya (tu’tii ukulahaa kulla qiinin biidzni Rabbihaa).

Penerapannya pada produk yang baik adalah dia memiliki value proposition yang kuat yang mengunggulkannya dari produk-produk lain yang sejenisnya, dengannya produk tersebut mudah menarik perhatian orang untuk ikut menyebar luaskannya – syiarnya mudah meluas. Dan yang ketiga adalah produk berupa barang atau jasa tersebut harus bener-bener di-deliver sesuai janjinya, pembelinya harus memperoleh manfaat yang sepadan atau bahkan  lebih besar dari cost yang dibayarnya.

Bila Anda sudah memperoleh produk yang bagus semacam ini – maka ini sudah separuh dari pekerjaan menjual itu sendiri. Bila selama ini Anda susah sekali jualan, cobalah perhatikan produk yang Anda jual. Perlu kita ingat bahwasanya membangun bisnis itu ibaratnya menanam benih, menjadi apa tanaman itu tumbuh sesuai dengan benih yang akan kita besarkan. Apapun benih yang kita pilih akan menentukan hasil yang akan kita petik.

Wallahu A'lam.